Posts

Showing posts from December, 2015

Read-a-Thon Hari #5, #6, #7 & Wrap-Up: Reading Slump

Image
gambar diambil dari sini Buku yang sedang dibaca: Kelir Slindet , Kedung Darma Romansha & Iliad of Homer Buku yang selesai dibaca: - Kalo para penulis suka bikin excuse dengan menyebut writer’s block saat kehilangan hasrat dalam menulis, pembaca biasanya pake dalih reading slump . Dua-duanya sama-sama menggambarkan kehilangan gairah untuk melakukan sesuatu yang harusnya dilakukan. Bisa jadi dua-duanya juga cuman mitos dan kata lain males aja :p Dua hari terakhir, saya hanya berhasil menyelesaikan 77 halaman dari novel Kelir Slindet . Covernya bagus, itu hal pertama yang ingin saya bilang. Selanjutnya, isinya berani, mangprang gitu lah. Saya mungkin akan menyelesaikannya malam ini atau besok atau lusa. Soalnya, s aya tiba-tiba pengen berhenti dan tergoda buat baca Iliad & Odyssey Homer. Sempet ngintip-ngintip dan susah berenti. Pantes lah dua buku itu sering dibilangin sebagai tonggak kesusastraan barat.

Read-a-Thon Hari #4: Kumpulan Cerita Cinta Kelam

Image
Buku yang selesai dibaca: Cukup Sekian Cerita Cinta untuk Hari Ini , Rieke Saraswati Buku yang sedang dibaca: Kelir Slindet , Kedung Darma Romansha Setelah melahap cerita-cerita absurd, hari ini dihadapkan pada cerita-cerita cinta yang tak biasa. Kelam dan gelap. Setidaknya begitulah yang saya rasakan. Seperti yang disebutkan di cover belakang, dalam kumcer ini tidak ada formula klise semacam cinta segitiga, tak direstui orangtua, atau bahkan happily ever after . Saat tiba di halaman 48, rasanya pengen nutup buku ini. Tapi bagaimana saya bisa menilai sebuah buku jika tidak memiliki pandangan utuh karena hanya membacanya sebagian saja? Saya suka dengan cara penulisnya bercerita terlampau blak-blakan. Ada banyak kalimat-kalimat cerdas terlontar dan kemudian saya tempeli sticky note . Barangkali kelak saat saya kangen ingin membacanya lagi, saya bisa dengan cepat menemukan bagian-bagian terbaik dari kumcer ini.

Read-a-Thon Hari #2 & #3: Tentang Kumpulan Cerita Absurd

Image
Buku yang selesai dibaca: Selama Kita Tersesat di Luar Angkasa , Maggie Tiojakin Buku yang sedang dibaca: Halaman 44 dari 135 Cukup Sekian Cerita Cinta untuk Hari Ini , Rieke Saraswati Saya jatuh cinta dengan buku ini bahkan sejak membaca judulnya. Ceritanya, saya bersama seorang teman semasa sekolah, selama bertahun-tahun, memiliki keyakinan bahwa kami adalah alien yang sedang berusaha menjadi penghuni bumi yang baik. Tak heran banyak yang bilang kami aneh. Tak heran juga kami nyambung. Jadi saya selalu suka dengan banyak hal berbau luar angkasa. Begitulah alasan sederhana kenapa saya memutuskan membaca kumpulan cerpen ini. Sebenarnya nama penulisnya tak asing di telinga. Saya adalah penggemar web Fiksi Lotus yang memuat cerpen-cerpen karya penulis luar yang diterjemahkan oleh penulis kumcer ini, Maggie Tiojakin. Buku ini menjadi perkenalan pertama saya dengan tulisan fiksi penulisnya (bukan terjemahan).

Read-a-Thon Hari #1: Novel Filsafat Semesta yang Bikin Gelisah

Image
Buku yang selesai dibaca : Dunia Anna , Jostein Gaarder Buku yang sedang dibaca : Halaman 71 dari 241 Selama Kita Tersesat di Luar Angkasa , Maggie Tiojakin Kapan terakhir kali kamu menangis atau tertawa gara-gara sebuah buku? Mungkin itu biasa terjadi ya? Tapi, kapan terakhir kali kamu membaca buku lalu tiba-tiba membuatmu gelisah dan kamu harus melakukan aksi nyata? Saya mengalami hal terakhir itu setelah membaca Dunia Anna . Buku ini istimewa. Tipis, bahasanya ringan, tapi membahas tentang filsafat semesta secara jernih dan mendalam. Wacana kerusakan ekosistem, pemanasan global, perubahan iklim, dan sebagainya memang akrab di telinga saya, tapi saya pikir kerusakan yang parah akan terjadi beberapa puluh atau ratus tahun lagi, saya nggak akan mengalaminya. Hal yang kemudian membuat saya gelisah setelah membaca Dunia Anna adalah ketika ada konsep dasar permasalahan etika yang disebut resiprositas atau aturan emas: “Perlakukanlah orang lain sebagaimana engkau ingi

Read-a-Thon Desember 2015

Image
Salah satu ritual yang selalu saya lakukan saat bulan Desember datang adalah membaca buku secara maraton. Dalam reading challenge Goodreads tahun ini, saya menargetkan membaca 48 buku. Artinya empat buku setiap bulannya dan satu buku setiap minggunya. Tetapi rencana tidak berjalan mulus sebagaimana seharusnya. Sekali waktu saya membaca dua buku dalam satu minggu. Kali lain saya malah sempat membaca buku yang sama dalam satu bulan. Walhasil, saya hanya bisa membaca 37 dari target 48 buku. Ada 11 buku yang tersisa dan akhirnya membaca buku secara maraton selalu menjadi solusi paling ampuh buat menyelesaikan tantangan ini. Beberapa bulan yang lalu saya sempat membaca buku secara maraton seperti ini, catatannya silakan cek di sini . Bagi yang bertanya-tanya read-a-thon itu apa, cek aja di situ. Saat itu saya menargetkan 7 buku dalam 7 hari tapi hanya terealisasi 5 buku. Bagaimanapun, 5 buku lebih baik dari 0 buku, kan?

SURGA SUNGSANG: Perjuangan Warga Tanjung Melawan Kekerasan

Image
  Identitas B uku Judul: SURGA SUNGSANG Penulis: Triyanto Triwikromo Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: Cetakan I Maret 2014. Jumlah halaman: 144 halaman ISBN: 978-602-03-0329-1 Harga buku : Rp. 43 .000 Tanjungluwung adalah tempat kisah ini bermula dan bermuara. Ketika legenda dipadankan dengan peristiwa sejarah sosial politik Indonesia. Di tempat ini terdapat sebuah tempat keramat yang banyak dikunjungi orang, yaitu Makam Syekh Muso. Makam ini terletak di ujung tanjung yang dikelilingi oleh hutan bakau serta ribuan bangau. “Mengapa mereka ke sini?” tanya Kufah. “Karena mereka menziarahi Makam Syekh Muso, Kufah. Kau tahu, menziarahi Makam Sang Junjungan sama dengan menziarahi raudah di negeri Penuh Kemuliaan.” (halaman 2) Oleh warga tanjung, Syekh Muso dianggap memiliki kemampuan serta keistimewaan sebagaimana keistimewaan yang dimiliki para nabi. Jika orang-orang Jawa hanya mengenal kewalian hingga Walisongo, warga tanjung ini

CERITA BUAT PARA KEKASIH: Tentang Kekasih yang Gemar Bercerita

Image
Identitas buku Judul: CERITA BUAT PARA KEKASIH Penulis: Agus Noor Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama Tahun terbit: Cetakan I November 2014. Jumlah halaman: 278 halaman ISBN: 978-602-03-0898-2 Harga buku: Rp. 49 .000 Seperti dalam 1001 malam, kukisahkan cerita-cerita ini untukmu. Kenangkanlah, ketika pada suatu malam aku menceritakannya dalam hidupmu... Perihal kepiawaian Agus Noor dalam meramu cerita tentu sudah tidak ada yang meragukannya. Cerita yang dilahirkannya selalu menghibur sekaligus membuat pembaca tertegun. Sederet penghargaan telah diterima oleh penulis yang setiap malam merasa dirinya menjelma kunang-kunang ini, semakin mengokohkan bahwa karya-karyanya selalu layak untuk dinantikan. Tengok saja bagaimana dia mengemas kumpulan cerita ini dengan dialog sepasang kekasih. Yang satu senang bercerita dan pasangannya mendengarkannya dengan seksama. Sebagian besar ceritanya diawali dengan prolog sang kekasih seolah-olah cerita itu memang betu

Tentang Blog Ini

Image
Perkenalkan, saya Nufira, pemilik blog nufira-stalwart.blogspot.co.id dan ini adalah blog buku saya. Karena masih baru, jadi masih melongpong. Hehe... Bagi siapapun yang berkunjung dan memiliki blog buku juga, silakan tinggalkan jejak ya, saya akan dengan senang hati mampir. Barangkali ada teman-teman yang memiliki buku dan bukunya ingin di-review atau melakukan blog tour di blog ini, silakan hubungi saya lewat email nufira.stalwart@gmail.com atau twitter @Nufira_Stalwart Salam hangat!